gambar startup menghancurkan lahan pekerjaan rioanggoro.com

Tech Startup Menghancurkan Lahan Pekerjaan Di Masa Depan

“Startup trend Teknologi akan menghancurkan lahan ekerjaan di industri tertentu suatu saat di masa depan”

Kecenderungan untuk suatu industri dimana dengan berkembangnya teknologi bukan membuat lahan pekerjaan baru justru membuat lahan pekerjaan menjadi tidak ada di masa depan.

Sebelumnya apabila anda sudah membaca di artikel ini di site saya Era dinosaurus  saya menyebutkan dimana suatu saat hukum alam berlaku untuk industri bisnis tertentu dimana trend berubah (shifted) ke arah bentuk lain dimana demand (kebutuhan) suatu produk/jasa tidak diminati oleh konsumen karena ada produk tertentu lebih terjangkau untuk suatu konsumen.

Marc Andressen sendiri sebagai seorang Venture Capital VC dan juga founder dari Netscape di tahun 90′an yang mempunyai reputasi bisa memprediksi arah teknologi dan bisnis secara umumnya menyebutkan teknologi Software menghancurkan lahan pekerjaan Software Is Eating The World 

Contoh yang cocok kontext nya menurut saya dimana Februari 2014 lalu Facebook membeli mengakuisisi Whatsapp seharga $19 milyar (200 Trilyun rupiah++)
Apabila anda tidak mengetahui apa itu Whatsapp, Whatsapp adalah applikasi chatting seperti sms dimana apabila user menginstall applikasi tersebut langsung bisa mengetahui teman/kerabat/saudara yang juga menggunakan Whatsapp tanpa harus mengeluarkan biaya seperti sms, hanya menggunakan data plan tiap bulan bisa message secara gratis berdasarkan dari nomor telepon.
Seperti yang saya ketahui Whatsapp dibeli Facebook seharga 200 trilyun lebih, Whatsapp hanya mempunyai 50 pegawai!!!! Bandingkan dengan perusahaan sekelas lokal seperti Indosat/Telkom mereka mempunyai lebih dari 5000++ pegawai. Whatsapp = Lean company, tidak banyak pegawai tidak banyak pengeluaran.
Teori nya Whatsapp yang digunakan lebih dari 70 negara dan 450 juta pengguna whatsapp seluruh dunia, sebetulnya perusahaan telekomunikasi provider rugi karena adanya Whatsapp, karena user sudah tidak lagi menggunakan sms, hanya telepon saja. Efek samping tersebut pendapatan (revenue) dari provider menjadi menurun. Apabila pendapatan menurun justru mereka tidak membuka lapangan pekerjaan baru, apalagi kalau kita ngomong rugi justru provider mengetatkan pinggang yang mengakibatkan phk pegawai mereka.
Ini yang saya jelaskan salah satu contoh dimana innovasi teknologi baru belum berarti membuka lapangan pekerjaan baru justru membuat lahan pekerjaan menjadi menyusut/ hilang sama sekali.

Contoh lain di mana di Amerika Presiden Barack Obama memberikan statement dimana mereka akan membuka lagi pabrik manufaktur dimana Obama menyebutkan garis besarnya pemerintah Amerika akan membuat kebijakan Manufaktur di China akan suatu saat nanti dipindahkan lahan pekerjaan dari China dipindahkan menjadi lahan pekerjaan baru bagi warga Amerika.
Banyak warga amerika yang komplain dengan semakin banyaknya perusahaan manufaktur Amerika yang melakukan outsourcing ke China membuat pabrik di Amerika seperti contoh di Detroit menjadi banyak yang tutup.
Strategi Obama adalah dengan membuat pabrik manufaktur dengan menggunakan mesin seperti robot mengganti pegawai outsourcing di China, ini menjadi effisien dan membuat lahan pekerjaan baru di Amerika untuk bidang manufaktur.
Kalau menurut saya apabila ini menjadi kenyataan bagi pemerintah OBama, justru tidak begitu banyak lahan pekerjaan baru bagi warga Amerika karena effisiensi menggunakan mesin seperti robot tidak begitu banyak yang bisa diserap untuk tenaga kerja di pabrik,beda hal apabila untuk pembuatan mesin robot, untuk servis, untuk konsultan pabrik berbasis mesin robot mungkin lahan pekerjaan ada disitu, tidak banyak seperti yang diperkirakan tapi ada beberapa.

Di Indonesia mungkin saat ini industri televisi broadcasting masih berkibar, belum banyak orang yang ingin menonton di Youtube terus menerus, mungkin juga dikarenakan pertumbuhan pengguna internet masih “hanya” 75 juta pengguna internet seluruh Indonesia. Beda resultnya dengan negara maju seperti di Amerika juga seperti di China dengan populasi yang tinggi.
Masih ada beberapa Televisi Broadcasting baru yang bertebaran di Indonesia maupun di Jakarta, tapi mungkin trend nya akan berubah 4-5 tahun lagi seiring degan tumbuhnya pengguna internet di Indonesia.

Jadi prediksi saya kemungkinan besar 4-5 tahun lagi revenue iklan dari industri televisi broadcasting di Indonesia akan menurun dan dampaknya lahan pekerjaan baru di industri tersebut akan justru menyusut.
Bagaimana masih belum percaya Teknologi bakal melenyapkan lahan pekerjaan di industri tertentu?

 

Mac OSX LOGO Apple

Masihkah Anda Memakai OS Bajakan?

 

windows_xp_logo     ubuntu-logo

Dampak pengaruh dari menggunakan software OS operating sistem bajakan poin plus minus saya jelaskan di bawah ini.

Disclaimer: Sebelumnya please bear in mind that this isn’t some sponsorship for you to buy or need to own legit software/OS [Microsoft Product]

Pertanyaan: apa anda menggunakan linux? linux OS ubuntu? Apple Mac OSX?
Apabila menggunakan Operating sistem yang disebutkan diatas maka anda aman.You are safe. Karena OS dari linux & Mac OSX tersebut adalah gratis, karena mereka juga selalu update security patches dari waktu ke waktu dan itupun selalu gratis. (Mac OSX gratis termasuk dengan Hardware Laptop/pc Apple Mac)

Apa Anda sehari hari menggunakan Microsoft Windows OS? Windows 7?
windows 8? atau bahkan windows XP (masih ada yg pakai XP!)?
Data survey membuktikan bahwa OS yang dibawa oleh Microsoft tersebut merupakan OS yang rentan untuk dijebol oleh hackers, karena dengan pangsa pasar komputer di dunia masih menggunakan Windows OS, menjadikan OS tersebut rentan dengan serangan hackers apabila komputer PC tersebut tersambung online di internet.

Untuk update biasanya software OS original selalu ter download secara otomatis patches yang selalu disediakan oleh microsoft. Gunanya update patches otomatis tersebut adalah memblok celah celah backdoor yang bisa digunakan oleh hacker untuk menyusupi / mengkontrol komputer anda dari jauh, dengan tambahan selalu mengupdate jenis malware, virus, trojan virus yang selalu muncul baru tiap harinya agar mereka bisa terdeteksi dengan update terbaru.

Data dari Konsumen komputer indonesia 89% orang masih menggunakan software OS Bajakan walaupun bisa dibilang software OS Windows saat ini harga cukup terjangkau.
Kenapa saya bilang harga terjangkau? Dengan Rp. 550 ribu bisa mendapat oem original windows 7 starter! Ok mungkin 7 starter yah bukan seri Windows 7 Professional, yang harganya bisa mencapai Rp. 1.4 juta rupiah.
Tapi kalau beli bajakan (untuk daerah Jakarta) mungkin bisa dapet Rp. 200 ribu Windows 7 Profesional. Jadi saya waktu itu daripada saya beli bajakan nabung aja dulu ampe 500ribu++ baru beli software OS asli walaupun OS basic tapi kebutuhan saya tidak begitu banyak untuk di windows 7, saya lebih sering menggunakan Macbook air saya dibanding windows 7 untuk sehari hari.
Nilai tambah nya mungkin kalo bagi saya windows 7 starter saya gak pernah tuh untuk reformat reinstall Hard disk sama sekali!!! Beda seperti jaman dimana saya menggunakan Windows XP Home yang bukan asli, ada kali dalam setahun sekali harus reinstall dan Format hard disk karena terkena virus dan sering hang, dan saya beruntung dibanding teman saya dalam setahun bisa format hard disk 3 kali.
Jadi biaya yang dikeluarkan untuk format apabila anda menyuruh teknisi komputer sekali format hard disk reinstall semua bisa Rp. 150 – 250 rb.
Jadi kesimpulan biaya yang dikeluarkan kok lebih mahal punya OS bajakan dibanding OS asli!?!
Satu lagi Teori saya adalah dengan membaca artikel seperti Botnet, di dunia ini dimana banyak komputer yang tersambung secara online yang bisa digunakan oleh hacker seperti pengumpan pengalihan (decoy), dimana diketahui komputer tersebut sudah dikuasai oleh hacker/cracker yang mengontrol komputer tersebut dari jarak jauh asalkan tersambung secara online.
Komputer tersebut tidak tertutup kemungkinan 100% sudah terkena virus/malware/trojan dengan menggunakan celah tersebut besar kemungkinan sudah dijebol data di dalam komputer tersebut, dipindahkan file, delete files, spamming, untuk buat serang Ddos dll.

Sekarang apabila anda menggunakan OS bajakan di komputer anda walaupun sudah diakalin dengan update otomatis (yah kita semua tau caranya seperti gimana seakan akan itu software asli padhal bajakan bisa langsung update otomatis) tidak tertutup kemungkinan ada chance untuk dijebol seorang cracker ,mereka tinggal scan port yang mereka liat , karena mereka tau pengguna user menggunakan versi OS bajakan pekerjaan mereka meng hack komputer anda menjadi gampang.
Walaupun anda mempunyai anti virus selalu update akan tetapi bagi saya operating sistem OS adalah seperti tulang punggung suatu komputer, hal yang penting. Resiko penggunaan software yang bajakan apalagi itu adalah operating sistem sangat tinggi, terlebih OS mensupport untuk segala aplikasi di dalamnya.

Mac OSX LOGO Apple

Ini kenapa saya lebih memilih untuk OS Apple OSX dan juga Linux OS dibanding Windows!!! Gak perlu bayar buat OS mereka kalau upgrade tinggal pake aja update-upgrade gratis terus, contoh: Apple dari Mountain ke > Mountain Lion gratis! Dari Mountain Lion ke > Maverick Gratis juga!!
Coba kalo Microsoft Windows!! Dari Windows Vista > Windows 7 upgrade Bayar!!! dari Windows 7 upgrade ke 8 harus Bayar juga!!!
iya kan!! Betul gak? gak gratis donk kalo OS Microsoft! Minusnya Windows OS juga karena ini OS yang popular di dunia jadi banyak script kiddies yang baru belajar jadi hacker, belajar menjebol dulu komputer yang berbasis Microsoft windows (apalagi komputer software bajakan bagi mereka mungkin karena popular dan ada di mana mana).

Tambahan ada juga komputer yang menggunakan Operating sistem OS dari Google Chrome, dimana komputer tersebut menggunakan cloud dan harus tersambung secara online untuk bisa mengaktivasikan applikasi aplikasi tersebut didalamnya, saat ini belum saya uraikan disini karena keterbatasan tulisan.

Jadi kesimpulan apakah anda masih ingin menggunakan OS bajakan?

Faktor Yang Membangun Loyalitas Konsumer Lewat Sosial Media

 

Kita tahu bahwa sekarang ini penting bagi kita untuk terjun memiliki Social Media untuk membangun Loyalitas dengan Pelanggan kita, tetapi yang menjadi pertanyaannya bagaimana caranya ?
Jika Anda memiliki Facebook Fans ataupun Twitter Followers, Anda harus mengerti bahwa mereka adalah komunitas tersendiri atau sekelompok orang yang memiliki satu interest membuat mereka mau menjadi fans ataupun follower Anda.

Kenalilah siapa Pelanggan Anda
Untuk itu kita harus mengenal mereka, 3 point utama yang Anda harus tahu dari mereka adalah:
1. Apa yang membuat mereka mau bergabung pada facebook fans page Anda, caranya melihat history dari mana mereka bergabung.
2. Apa yang mereka cari atau sukai dari produk Anda, caranya dengan melihat interest mereka, hobby mereka, dan apa yang mereka sering tanyakan kepada Anda.
3. Apa topik yang sehari-hari mereka lihat, mereka like dan mereka bicarakan, caranya dengan melihat aktifitas dari fans ataupun follower Anda.

Bangunlah Interaksi dengan Mereka
Anda Mulai melakukan interaksi dengan mereka, lakukan campaign kampanye yang membuat mereka mau ikut berpartisipasi, mulai dengan pertanyaan atau topik yang menarik, memberikan quiz berhadiah, polling atau tanya pendapat mereka tentang produk atau brand Anda. Dengan membangun interaksi diharapkan terbangun engagement. Interaksi juga bisa diartikan dengan pertanyaan kustomer/ calon kustomer yang anda jawab dengan baik.

Ajaklah mereka berpatisipasi
Jika kita sudah dapat membangun interaksi dengan mereka kita buat lebih dalam dengan mengajak mereka berpartisipasi, misalnya dengan mengadakan kompetisi yang berhubungan dengan bisnis atau brand Anda. Dengan mengajak mereka berpartipasi akan membangun pengalaman antara pelanggan dengan brand Anda.

Conversation. Pertahankan komunikasi dengan mereka dengan mebangun komunikasi 2 arah. Untuk membangun hubungan lebih personal kita bisa memanfaatkan fitur fb chat dengan mereka. Sebaiknya Anda membuat jadwal rutin misalnya setiap hari apa jam berapa Anda melakukan chat dengan mereka.

Kita perlu tabu bahwa segala apa yang kita pikirkan dan rasakan tentang brand, produk kita lewat Social Media saat erat kaitannya dengan Pengalaman Pelanggan, Design, Development, Technology , strategi terhadap brand kita, pemikiran tentang design, business, planning, marketing dan innovation. Bila kita bisa menjaga itu semuanya akan menjadi faktor yang sangat significant berarti bagi pertumbuhan bisnis Anda.